Mikrotik Tutorial

Di Bawah ini ialah Modul tentang pembahasan soal Ukk 2020/2021

Topologi

gambar


Konfigurasi DHCP Client MikroTik pada ether 1 (meminta ip ether 1 dari isp/internet)

Konfigurasi IP address pada ether1: IP > DHCP client > tombol + > interface ether1 > OK. Pastikan ether1 mendapatkan alamat IP. IP ether1: 192.168.0.108/24(misalnya)

gambar

Tambah ip address ether 2

Menambahkan IP address pada ether2: IP > Addresses > tombol + > kolom Address isikan alamat 200.50.3.1/28 > Interface pilih ether2 > OK

gambar

Setting NAT

Agar network Local bisa terhubung ke internet, lakukan konfigurasi NAT dengan cara: IP > Firewall > NAT > tombol + :

Tab General: Chain pilih srcnat, Out. Interface pilih ether1
Tab Action: Action pilih Masquerade
OK

gambar

gambar

Enable Web Proxy

Konfigurasi web proxy: IP > Web Proxy > General:

Centang Enable, Anonymous, dan Chache On Disk
Port ganti dengan 3128
Kolom Cache Administrator diisi Nama_Peserta@sekolah.sch.id
OK

gambar

Web Proxy Rule “Access”

Masih pada menu web proxy, untuk menblokir alamat website pilih menu Access > tombol +:

Pada kolom Dst. Host isikan alamat url yang akan diblokir misalnya *linux.or.id dan *mikrotik.co.id
Action ganti dengan Deny
OK
Lakukan cara yang sama untuk menambahkan url yang kedua

gambar

gambar

Transparency Web Proxy

Mengaktifkan transparent proxy pada client yang terhubung ke jaringan LAN: IP > Firewall > NAT > tombol +:

Tab General: Chain pilih dstnat, Protocol pilih 6 (tcp), Dst. Port pilih 80, In. Interface pilih ether2
Tab Action: Action pilih Redirect, To Port isikan 3128

gambar

gambar

Queue’s ( Bandwith / Limitasi Client yang terhubung pada jaringan ether 2 )

Konfigurasi Queues dilakukan untuk membatasi bandwidth download maupun upload: Queues > Simple Queues > tombol +:

Kolom Name isi dengan Limit Bandwidth LAN
Target pilih ether2
Kolom Max Limit untuk upload dan download isi dengan 640k
OK

gambar

Aktifkan Wlan 1 dan Buat Wireless (WiFi)

Aktifkan interface wlan1: Interface > Klik Interface wlan1 > klik tombol centang warna biru

Konfigurasi SSID wlan1: Interface > wlan1 > Tab Wireless:

Mode pilih ap bridge
Ganti nama SSID pada kolom SSID
OK

gambar

gambar

Buat ip Wlan 1

Konfigurasi IP address Wlan 1 yang terhubung ke jaringan WLAN: IP > Addresses > tombol + > kolom Address isikan alamat 200.50.3.49/28 > Interface wlan1 > OK

gambar

DHCP Server untuk Wlan 1 (memberikan ip atau ngasih ip ke client)

Konfigurasi DHCP Server untuk client yang terhubung ke jaringan WLAN: IP > DHCP Server > DHCP Setup:

DHCP Server Interface: wlan1
DHCP Address Space: 200.50.3.48/28
Gateway for DHCP Network: 200.50.3.49
Address to Give Out (Range IP): 200.50.3.50-200.50.3.61
DNS Servers: 8.8.8.8 dan 200.50.3.33
Lease Time: 06:00:00 (6 jam)

gambar

Queue’s ( Limitasi / Bandwith untuk Client Wlan1 / Wireless (WiFi) )

Limitasi bandwidth untuk client WLAN dengan melakukan konfigurasi pada menu Queues: Queues > Simple Queues > tombol +:

Kolom Name isi dengan Limit Bandwidth WLAN
Target pilih wlan1
Kolom Max Limit untuk upload dan download isi dengan 320k
OK 

gambar

opsi tambahan

ini kalau kita menggunakan 2 roter, maka kita setting OSPF

gambar

gambar

gambar

Sekian dan TerimaKasih